Menghitung Masa Subur Wanita

Kehamilan terjadi sekitar waktu ovulasi, yakni selama seorang wanita mengalami masa subur. Sel telur biasanya dibuahi oleh sperma selama 48 jam setelah dilepaskan dari ovarium. Terdapat banyak cara yang bisa digunakan oleh seorang wanita untuk memperkirakan kapan dirinya mengalami ovulasi. Dengan mengenali suatu tanda dari masa subur ini, pasangan suami istri bisa menentukan kapan waktu yang tepat dalam melakukan hubungan seks dan bisa memaksimalkan suatu peluang untuk mendapatkan kehamilan. Menghitung masa subur untuk merencanakan kehamilan merupakan salah satu cara yang baik.

Menghitung masa subur wanita yang mengalami ovulsi sekitar 14 hari s ebelum dimulainya menstruasi. Namun, juga tidak benar jika dikatakan bahwa ovulasi ini terjadi 14hari setelah hari terakhir menstruasi karena lamanya suatu siklus menstruasi yang sangay bervariasi antaras atu wanita dengan wanita yang lainnya. Ada wanita yang mempunyai siklus selama kurang lebih 21 hari, namun ada juga yang selama 38 hari. Dan siklus standar menstruasi adalah 28 hari.

Adanya berbagai metode yang bisa digunakan dalam menghitung kappa n ovulasi ini bisa terjadi. Namun, perlu diingat bahwa metode ini hanya berfungsi untuk panduan kasar saja. Banyak pakar dan juga ajli dalam bidang kesuburan wanita yang masih bersikap skeptic mengenai suatu efektivitas metode yang digunakan. Bahkan, jika Anda mengetahui menghitung masa subur wanita secara pasti kapan ovulasi Anda, sebaiknya Anda tetap melakukan suatu hubungan seks di waktu yang lainnya kalau Anda memang sedang ingin benar-benar hamil.

Cara menghitung masa subur wanita dengan mengetahui siklus menstruasi secara teratur. Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, maka Anda akan tahu kapan menstruasi selanjunya dimulai. Hitunglah mundur sebanyak 14 hari sebelum tanggal itu, dan kemudian itulah hari kemungkinan dimana Anda sedang mengalamin suatu ovulasi. Menghitung kemungkinan dari masa subur Anda berarti Anda mencatat waktu menstruasi Anda selama kurang lebih bebrapa bulan, atau bahkan selama kurang lebih setahun dalam beberapa kasus untuk mengetahui  lamanya waktu siklus menstruasi normal Anda.

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Kalkulator Masa Subur Wanita

kalkulator-masa-suburSatu penelitian penting mengenai pembuahan menemukan bahwa pasangan suami isteri yang bercinta sekali dalam sebulan di antara waktu menstruasi, menbutuhkan waktu rata-rata 43 bulan untuk hamil. Sedangkan untuk pasangan yang melakukan hubungan seks tiga kali dalam sebulan, membutuhkan waktu rata-rata 15 bulan untuk hamil. Apabila pasangan tersebut bercinta sepuluh kali dalam sebulan, waktu penundaan rata-ratanya dikurangi hingga 5 bulan. Untuk pasangan yang bercinta 15 kali atau lebih dalam sebulan, kehamilan hanya membutuhkan waktu rata-rata tiga setengah bulan saja.

Satu dari enam pasangan mengalami penundaan atau kesulitan untuk hamil. Anda tidak perlu khawatir jika Anda tidak segera hamil, selama waktu penundaan itu tidak lebih dari satu tahun. Namun, anda sebaiknya memastikan bahwa anda bercinta pada saat masa subur.

Wanita mempunyai suatu periode yang dikenal dengan sebutan saat atau masa subur. Masa subur ialah masa hidup sel telur sejak dikeluarkan dari indung telur dan selama bertahan hidup di dalam rahim. Sel telur dikeluarkan dari indung telur pada 14 hari sebelum menstruasi yang akan datang.

Setelah dikeluarkan, sel telur masuk ke dalam rahim melalui saluran telur. Di dalam rahim, sel telur mampu hidup selama 48 jam. Masa sejak sel telur dikeluarkan dan hidup di dalam rahim itulah yang disebut masa subur.

Ada beberapa cara untuk mengetahui kesuburan wanita, mulai dari yang sederhana sampai yang canggih. Pertama, dengan memperhatikan keluarnya lendir mulut rahim yang dapat diraba dengan jari. Pada saat subur kelurlah cairan bening seperti putih telur sehingga organ kewanitaan terkesan basah.

Banyak wanita menganggap hal itu sebagai keputihan. Di luar saat subur, lendir mulut rahim hanya sedikit dan lebih dikenal sehingga organ kewanitaan terkesan kering.

Kedua, dengan mengukur suhu tubuh setiap pagi sebelum bangun tidur selama beberapa bulan siklus menstruasi. Kemudian dibuat grafik yang menghubungkan setiap angka yang menunjukkan suhu tubuh. Dengan melihat perubahan grafik suhu tubuh, dapat ditemukan ada tidaknya saat masa subur. Pada saat masa subur akan tampak penurunan suhu tubuh di bawah normal yang segera diikuti dengan kenaikan di atas normal.

Ketiga, dengan memeriksa lendir rahim di bawah mikroskop. Pada saat masa subur akan tampak bentukan seperti daun pakis yang sempurna. Keempat, dengan pemeriksaan USG melalui vagina. Dengan pemeriksaan USG melalui vagina dapat dilihat dengan jelas sel telur yangs sudah dilepaskan dari indung telur.

Meski wanita memiliki masa subur setelah haid/menstruasi dan mengeluarkan sel telur, belum berarti mampu hamil. Wanita memerlukan sistem reproduksi lainnya yang juga normal. Saluran telur harus normal agar sel telur yang telah dikeluarkan dari indung telur dapat masuk ke dalam rahim. Selanjutnya, walaupun kedua saluan telur normal tetapi kalau rahim terganggu, maka kehamilan juga terhambat.

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , | Leave a comment

Masa Subur Wanita

Masa subur wanita untuk hamil dinyatakan masa dimana terdapat sel telur yang siap dibuahi oleh sperma (dan bersamaan dengan itu ada sperma yang siap membuahi sel telur). Sel telur yang siap dibuahi adalah sel telur yang telah dilepaskan dari indung telur dalam proses yang disebut ovulasi.

Secara normal, wanita telah memiliki ribuan sel telur di dalam indung telur (ovarium) kiri dan kanan, yang telah diperolehnya sejak wanita itu masih berupa janin dalam kandungan ibunya. Hanya saja sel-sel telur tersebut berada dalam keadaan diam, standby, akibat pengaruh bahan yang dikeluarkan oleh sel folikuler (beberapa sel-sel gepeng yang bergandengan yang membungkus masing-masing sel telur. Sepanjang masa reproduksi (artinya seumur hidup seorang wanita) , sekitar 500 oosit akan mengalami ovulasi pada masa subur wanita.

contoh- kurva-suhu-basal-tubuh

Perhitungan masa subur wanita bisa dilakukan dengan menggunakan prinsip atau metode pantang berkala. Terjadinya masa subur wanita tidak sama pada setiap wanita meskipun daur haidnya sama teraturnya. Biasanya pelepasan sel telur terjadi kurang lebih 14 hari sebelum haid akan datang, namun hal tersebut juga bisa terjadi antar hari ke-13 sampai hari ke 15 sebelum haid yang akan datang. Dan dianggap hari aman adalah 8 haru pertama dihitung dari hari pertama haid. Sedangkan hari ke-9 sampai ke-18 dianggap tidak aman, namun sesuda hari ke-18 sampai ke-28 dianggap tidak aman lagi. Perhitungan ini berlaku untuk wanita yang memiliki daur haid 28 hari. Namun metode ini sulit diterapkan pada wanita yang haidnya tidak teratur.

Masa subur wanita tidak berlangsung seumur hidup. Umumnya pada usia lebih dari 45 tahun indung telur wanita tidak dapat lagi menghasilkan sel telur. Pada masa ini wanita dikatakan mengalami menopause. Pada masa menopause hampir dipastikan wanita tidak dapat lagi mengalami kehamilan. Hal ini disebabkan tidak adanya sel telur yang dapat dibuahi untuk mendatangkan kehamilan.

 

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kalkulator Masa Subur

Masa subur yang ditentukan dari siklus menstruasi setiap bulannya dapat dijadikan panduan untuk menghitung masa subur seorang wanita yang menginginkan sebuah kehamilan atau untuk menunda kehamilan. Masa subur atau masa ovulasi yang memungkinkan terjadinya kehamilan apabila melakukan hubungan seksual saat masa subur sedang berlangsung, atau bagi seorang wanita dan pasangan yang ingin menunda dan menghindari kehamilan, melakukan hubungan intim disaat masa tidak subur.

Bila seorang wanita memiliki siklus menstruasi yang teratur (28 hari):
– Hari pertama dalam siklus menstruasi dihitung sebagai hari ke-1.
– Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke-16 dalam siklus menstruasi.

Contoh :

Siklus menstruasi normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke-14 (28:2). Berarti masa suburnya 3 hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan 3 hari setelah hari ke-14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari siklus haid wanita normal.

Pendapat lain mengatakan hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1 dan masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid.

Catatan kalender masa menstruasi dan menentukan masa subur

Contoh:

Seorang wanita mendapat haid mulai tanggal 9 Oktober. Tanggal 9 Oktober ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 Oktober dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Oktober. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Oktober hingga tanggal 24 Oktober.

Bila haid tidak teratur
Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus haid dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus haid dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus :
Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18
Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh:

Seorang wanita mendapat haid dengan siklus terpendek 25 hari dan siklus terpanjang 30 hari (mulai hari pertama haid sampai haid berikutnya).
Langkah 1 : 25 – 18 = 7
Langkah 2 : 30 – 11 = 19
Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-7 sampai hari ke-19.

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Kalkulator Masa Subur Dengan Suhu Tubuh

Menghitung masa subur tidak hanya dengan melihat siklus menstruasi saja, ada banyak cara untuk menentukan masa subur seorang wanita salah satunya dengan mengukur suhu tubuh basal. Suhu tubuh basal adalah suhu terendah yang dicapai oleh tubuh ketika istirahat atau tidur atau tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Untuk mendapatkan hasil terbaik mengukur suhu tubuh dilakukan pada pagi hari, setelah bangun tidur dengan catatan tidak melakukan kegiatan apapun.

Guna mengukur dan mencatat suhu basal tubuh untuk mengetahui kapan terjadinya masa subur atau masa ovulasi yang baik untuk memungkinkan seorang wanita untuk dapat hamil. Diperlukan termometer basal untuk mengukur suhu tubuh yang diletakkan pada lidah bagian bawah dan menutup mulut ketika masa pengukuran berlangsung selama 5 menit.

Suhu normal tubuh sekitar 35,5-36 derajat Celsius. Pada waktu ovulasi, suhu akan turun terlebih dahulu dan naik menjadi 37-38 derajat celsius kemudian tidak akan kembali pada suhu 35 derajat Celcius. Pada saat itulah terjadi masa subur/ovulasi. Kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terjadi sekitar 3-4 hari, kemudian akan turun kembali sekitar 0,2 derajat celsius dan akhirnya kembali pada suhu tubuh normal sebelum menstruasi. Hal ini terjadi karena produksi progesteron menurun.

 Contoh grafik mengukur suhu tubuh dan perubahan mood (perasaan)

Apabila grafik (hasil catatan suhu tubuh) tidak menunjukkan terjadi kenaikan suhu tubuh, kemungkinan tidak terjadi masa subur/ovulasi sehingga tidak terjadi kenaikan suhu tubuh. Hal ini terjadi dikarenakan tidak adanya korpus luteum yang memproduksi progesteron. Begitu sebaliknya, jika terjadi kenaikan suhu tubuh dan terus berlangsung setelah masa subur/ovulasi kemungkinan terjadi kehamilan. Karena, bila sel telur/ovum berhasil dibuahi, maka korpus luteum akan terus memproduksi hormon progesteron. Akibatnya suhu tubuh tetap tinggi.

Manfaat mengukur suhu tubuh basal :

1. Sebagai konsepsi (pembuahan) yang berguna bagi sebuah pasangan yang menginginkan kehamilan dan kontrasepsi (pencegahan) bagi yang ingin mencegah dan menunda kehamilan.

2. Mengetahui kapan terjadinya masa subur

Dalam mengukur suhu tubuh basal harus dilakukan dengan cara yang cermat dan benar agar didapat hasil yang maksimal. Mengukur suhu tubuh basal harus dilakukan selama beberapa bulan berturut-turut dan dianggap akurat bila terdeteksi pada saat ovulasi.

Tingkat keberhasilan dengan mengukur suhu basal tubuh untuk mengetahui masa subur atau masa ovulasi dinyatakan mencapai keberhasilan sekitar 80 % atau 20-30 terjadi kehamilan per 100 wanita per tahun. Namun secara teori angka kegagalan hanya sekitar 15 kehamilan per tahun nya. Hasil lebih baik dan optimal apabila dipadukan dengan menggunakan metode sistem kalender dengan mencatat siklus menstruasi setiap bulannya.

Mengukur suhu tubuh basal dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti :

- Penyakit.
- Gangguan tidur.
- Merokok dan atau minum alkohol.
- Penggunaan obat-obatan ataupun narkoba.
- Stres.
- Penggunaan selimut elektrik.

Manfaat dari mengukur suhu tubuh basal adalah :

- Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pada pasangan suami istri tentang masa subur/ovulasi.
- Membantu wanita yang mengalami siklus haid tidak teratur untuk mendeteksi masa subur/ovulasi.
- Dapat digunakan sebagai kontrasepsi ataupun meningkatkan kesempatan untuk hamil.
- Membantu menunjukkan perubahan tubuh lain pada saat mengalami masa subur/ovulasi seperti perubahan lendir serviks
- Metode suhu basal tubuh yang mengendalikan adalah wanita itu sendiri.

Contoh kurva mengukur suhu tubuh basal

Cara mengukur suhu basal tubuh adalah sebagai berikut:

- Suhu diukur pada waktu yang hampir sama setiap pagi (sebelum bangun dari tempat tidur).
- Catat suhu tubuh pada kartu yang telah tersedia.
- Gunakan catatan suhu pada kartu tersebut untuk 10 hari pertama dari siklus haid untuk menentukan suhu tertinggi dari suhu yang “normal dan rendah” dalam pola tertentu tanpa kondisi-kondisi di luar normal atau biasanya.
- Abaikan setiap suhu tinggi yang disebabkan oleh demam atau gangguan lain.
- Tarik garis pada 0,05 derajat celcius – 0,1 derajat celcius di atas suhu tertinggi dari suhu 10 hari tersebut.
- Garis ini disebut garis pelindung (cover line) atau garis suhu.
- Periode tak subur mulai pada sore hari setelah hari ketiga berturut-turut suhu tubuh berada di atas garis pelindung/suhu basal.
- Dilarang melakukan hubungan seksual dihari pertama menstruasi hingga hari ke-3  kenaikan secara berurutan suhu basal tubuh (setelah masuk periode masa tak subur).
- Waktu untuk tidak melakukan hubungan seksual lebih lama dibanding dengan metode ovulasi billings (mob).
- Perhatikan kondisi lendir subur dan tak subur yang dapat diamati.

Catatan:

- Jika salah satu dari 3 suhu berada di bawah garis pelindung (cover line) selama perhitungan 3 hari. Kemungkinan tanda ovulasi belum terjadi. Untuk menghindari kehamilan tunggu sampai 3 hari berturut-turut suhu tercatat di atas garis pelindung sebelum memulai aktivitas hubungan seksual.

- Bila periode tak subur telah terlewati maka boleh tidak meneruskan pengukuran suhu tubuh dan melakukan hubungan intim hingga akhir siklus menstruasi dan kemudian kembali mencatat grafik siklus suhu basal tubuh berikutnya.

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , | Leave a comment

Kalkulator Menghitung Masa Subur Dengan Siklus Menstruasi

Metode menghitung masa subur dengan menggunakan kalender sebagai pencatat siklus menstruasi dan menentukan kapan masa subur seorang wanita akan tiba merupakan salah satu cara sederhana yang mudah dikerjakan sendiri bagi pasangan suami-istri yang sedang merencanakan kehamilan atau menunda kehamilan.

Tabel panduan tanggalan untuk menentukan masa subur dengan siklus menstruasi, tanggal 1 mendapatkan mesntruasi dihitung sebagai hari pertama menstruasi.

Contoh cara baca tabel diatas :

- Jika tanggal 1 mendapatkan menstruasi maka dihitung sebagai hari pertama menstruasi, masa tidak subur berlangsung dari tanggal pertama menstruasi (tanggal 1-7 hari) merupakan hari berlangsungnya menstruasi. Sedangkan masa subur berlangsung dari tanggal 8-21.

- Jika melakukan hubungan seksual di tanggal 11 dan 12, peluang untuk mendapatkan anak perempuan lebih kecil dan apabila melakukan hubungan seksual di tanggal 13, 14 dan 15, merupakan peluang untuk mendapatkan anak laki-laki lebih besar.

Masa subur tiap wanita berbeda satu dengan lainnya yang ditentukan dari siklus menstruasi yang berjalan setiap bulannya. Untuk menentukan masa subur diperlukan pengamatan minimal 6 kali tiap siklus menstruasi.

Berikut ni ada cara untuk mengetahui dan menghitung masa subur :

Bila siklus haid teratur (28 hari) :

Hari pertama dalam siklus haid dihitung sebagai hari ke-1
Masa subur adalah hari ke-12 hingga hari ke- 16 dalam siklus haid

Contoh :

Seorang istri mendapat haid mulai tanggal 9 Desember. Tanggal 9 Desember ini dihitung sebagai hari ke-1. Maka hari ke-12 jatuh pada tanggal 20 Desember dan hari ke 16 jatuh pada tanggal 24 Desember. Jadi masa subur yaitu sejak tanggal 20 Desember hingga tanggal 24 Desember. Jika anda dan pasangan belum menginginkan kehamilan dan ingin melakukan hubungan seksual pada masa subur disarankan menggunakan pengaman untuk menghindari terjadinya pembuahan atau kehamilan.

Bila siklus haid tidak teratur :

- Catat jumlah hari dalam satu siklus menstruasi selama 6 bulan (6 siklus). Satu siklus menstruasi dihitung mulai dari hari pertama menstruasi saat ini hingga hari pertama menstruasi berikutnya.

- Jumlah hari terpendek dalam 6 kali siklus menstruasi dikurangi 18. Hitungan ini menentukan hari pertama masa subur. Jumlah hari terpanjang selama 6 siklus menstruasi dikurangi 11. Hitungan ini menentukan hari terakhir masa subur.

Rumus :

- Hari pertama masa subur = Jumlah hari terpendek – 18

- Hari terakhir masa subur = Jumlah hari terpanjang – 11

Contoh :

Seorang isteri mendapat menstruasi dengan keadaan : siklus terpendek 26 hari dan siklus terpanjang 32 hari (mulai hari pertama menstruasi sampai menstruasi berikutnya)

Perhitungannya : 26-18 = 8 dan 32–11 = 21. Jadi masa suburnya adalah mulai hari ke-8 sampai ke 21 dari hari pertama menstruasi.

Jika istri atau wanita tidak ingin menggunakan alat kontrasepsi atau kesulitan menggunakan alat kontrasepsi dapat mengikuti metode dengan cara mencatat siklus mesntruasi dan masa subur untuk mengetahui kapan masa subur akan tiba. Dengan begitu pasangan suami-istri dapat menentukan kapan melakukan hubungan intim.

Tentunya dengan catatan menggunakan sistem kalender ini diperlukan kerjasama yang baik antar kedua belah pihak agar ada kesepakatan bersama ketika berhubungan seksual untuk menginginkan kehamilan atau melakukan hubungan intim di masa tidak subur.

Posted in Kalkulator Masa Subur | Tagged , , , , , , , | Leave a comment